Andy Hadianto: Tetap Semangat!

Ketum KONI NTB, H Andy Hadianto, foto bersama Danangsyah di Palembang.

KONI NTB – Ketua Umum KONI NTB, H Andy Hadianto, memberi motivasi khusus bagi para atlet NTB yang membela Indonesia di ajang Asian Games.2018, di Palembang.

Dengan caranya sendiri, Andy Hadianto yang didampingi Bimpres KONI NTB, Wibowo Budi Santoso, tetap berada di tribun penonton, meski hujan deras turun, untuk memberikan dukungan kepada Putu Dini Utami/Dhita Juliana, yang Kamis (23/8/2018) sore itu sedang berjuang merebut tiket 16 besar Asian Games 2018.

Saat itu, memang sempat turun hujan. Meski cuma sebentar, tapi hujannya cukup deras. Sebagian besar penonton sudah berhamburan turun tribun mencari tempat berteduh. Namun, Ketum KONI NTB tidak goyah sama sekali.

Apa yang diperlihatkan Ketum KONI di tribun, tanpa beranjak sama sekali, adalah bukti kesungguhan dia bagaimana memotivasi perjuangan Putu/Dhita di lapangan. Apalagi lawan yang dihadapi duet andalan Indonesia asal NTB ini, sore itu, begitu tangguh.

Sayang sekali, meski sudah berjuang sekuat tenaga, dewi fortuna tidak berpihak kepada Putu/Dhita. Sempat unggul 21-14 di set pertama dan hampir menyudahi set kedua dengan kemenangan, tapi akhirnya lawan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 (21-14, 21-23).

Set ketiga sebagai penentuan pemenang berlangsung ketat dan menegangkan. Terjadi saling kejar mengejar angka. Namun pasangan Thailand berhasil menyudahi laga ketat ini dengan angka 27-29.

Ketum KONI NTB merasa bangga dengan perjuangan keras yang diperlihatkan Putu/Dhita di lapangan. Ia beberapa kali melakukan standing ovation atas kegigihan Putu/Dhita.

“Luar biasa. Meski kalah, Putu/Dhita telah menunjukkan perjuangan keras. Tetap semangat. Masih ada pertandingan dan peluang lolos ke babak 16 besar,” ucap Ketum KONI NTB, Andy Hadianto.

Hingga Kamis (23/8/2018), cabang olahraga voli pantai Idonesia bisa dikatakan memperoleh hasil maksimal pada kloter pertama hari terakhir penyisihan grup voli pantai putra maupun putri Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakabaring Sport City, Palembang.

Candra Rachmawan/Muhammad Ashfiya berhasil menang atas wakil Taiwan, Hsieh Yajen/Wang Chinju, dengan skor 2-0 (21-16, 21-16).

Kemenangan ini membawa Ade/Yaya berhak lolos ke babak 16 besar sebagai juara pool A dengan mengoleksi poin 6 hasil dari tiga kali kemenangan.

Sebelumnya, pasangan Desi Ratnasari/Eka Yokebed Purari juga meraih kemenangan ketika berjumpa Numwong Rumpaipruet/Hongpak Khanittha (Thailand) dengan skor 2-1 (17-21, 21-16, 15-11).

Namun, kemenangan ini hanya mampu membuat Desi/Eka menduduki urutan kedua di pool C, karena menderita satu kekalahan di fase penyisihan.

Satu-satunya kekalahan diderita Desi/Eka saat berjumpa Azusa Futami/Akiko Hasegawa (Jepang) pada Selasa (21/8/2018) dengan skor 1-2 (25-23, 18-21, 9-15).

Pemuncak klasemen pool C pun dihuni oleh pasangan Jepang tersebut, yang sukses menyapu bersih semua laga dengan kemenangan.

Sementara kloter kedua, setelah laga Kamis sore, tiga tim Indonesia akan menentukan nasibnya hari Jumat (24/8/2018) ini. (Humas KONI)

Share this on your social media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *