Lima Atlet NTB Kantongi Label Juara Dunia

Ketum KONI NTB, H Andy Hadianto, saat sesi wawancara dengan media.

KONI NTB – Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto mengatakan jumlah atlet NTB yang telah melabeli prestasi level dunia terus bertambah. Hingga saat ini terdapat lima atlet asal NTB yang pernah mencatatkan prestasi di kejuaraan dunia.

“Provinsi NTB telah banyak melahirkan juara dunia. Hingga saat ini sudah ada lima atlet yang meraih medali emas di kejuaraan dunia,”ucap Andy Hadianto.

Dikatakannya, medali emas pertama diraih oleh Risa Septiarini di Kejuaraan Dunia Muay Thai di Thailand tahun 2014. Atas prestasi tersebut, Risa Septiarini yang sehari-hari bekerja sebagai staf KONI NTB telah mendapatkan penghargaan dari Pemprov NTB melalui KONI NTB.

Selanjutnya di cabang olahraga pencak silat, atlet NTB bernama Mariati asal Desa Penujak Lombok Tengah (Loteng) juga berhasil meraih medali emas di kejuaraan dunia pencak silat di Bali tahun 2016. Kemudian cabang olah raga karate atlet juara dunia atas nama Ahmad Zigi Zaresta Yuda, peraih medali emas di kelaskata (seni gerak) putra pada Kejuaraan Dunia Karate Junior Tahun 2015.

Sukses ketiga atlet tersebut, juga diikuti oleh atlet pencak silat binaan PPLP NTB, Yuliana. Pesilat asal Lombok Barat (Lobar) itu berhasil meraih medali emas di kelas tarung, A putri dikejuaraan dunia pencak silat di Thailand, 23-29 April 2018. Terakhir, atlet atletik asal Kabupaten Lombok Utara (KLU), Lalu Mohammad Zohri meraih medali emas di nomor 100 meter Kejuaraan Dunia Usia 20 Tahun di Finlandia belum lama ini.

Keberhasilan Zohri mendulang medali emas di kejuaraan dunia belakangan ini mendapat perhatian dunia. Dan keberhasilan kelima atlet unggulan NTB itu diharapkan dapat dipertahankan hingga ke level yang lebih tinggi lagi.

Diakui Andy, keberhasilan lima atlet terbaik NTB di level dunia tidak lepas dari peran semua pihak. Khususnya Pemprov NTB sangat mendukung penganggaran olahraga prestasi di NTB. Ke depan, diharapkan muncul atlet-atlet pendatang baru dari NTB yang mampu berprestasi di level dunia.(Humas KONI)

Share this on your social media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *