Indonesia Harus Banyak Belajar dari Piala Sudirman 2017

Indonesia Harus Banyak Belajar dari Piala Sudirman 2017

Jakarta – Tim bulutangkis Indonesia gagal total saat berlaga di Gold Coast, Australia. Induk olahraga tepok bulu, PBSI, akan dipanggil Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

Saat bermain di Carrara Sport and Leisure Centre, Indonesia kalah bersaing dengan India dan Denmark. Tim ‘Merah-Putih’ langsung kalah 1-4 saat berhadapan dengan India, hingga langkah ke perempatfinal menjadi berat.

Di pertandingan penentuan, Indonesia yang harus menang minimal 4-1 atas Denmark, cuma mampu menang 3-2. Tontowi Ahmad cs. langsung terhenti di babak penyisihan grup, yang merupakan pencapaian terburuk di sepanjang sejarah Piala Sudirman.

Kegagalan itu mendapat perhatian dari Menpora, yang berencana melakukan audiensi dengan PBSI pada akhir bulan ini. Dia juga meminta PBSI segera fokus untuk ajang berikutnya, Indonesia Open, pada bulan depan.

“Kami akan lakukan evaluasi dg memanggil Pengurus Pusat PBSI dan juga KOI pada Selasa 30 Mei mendatang,” kata Imam lewat akun Twitter pribadinya, @imam-nahrawi.

“Dalam waktu dekat ada Indonesia Open.Kita buktikan Indonesia tetap bergigi. Saya yakin atlet-atlet kita punya kemampuan hebat jd juara,” tambahnya. (Sumber .detiksport.com- Humas Nas)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*